Transportasi Umum yang Populer Pada Tahun 90 an

transportasi umum

Transportasi umum adalah sebuah alternatif yang sangat tepat digunakan oleh beberapa orang yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau tidak bisa mengendarai kendaraan pribadi. Transportasi umum sangat membantu seseorang untuk pergi berangkat kerja, pergi ke sekolah, belanja ke pasar, ataupun hanya sekedar untuk jalan jalan mengelilingi kota saja. 

Di zaman skarang kita tidak perlu lagi susah susah untuk mencari transportasi umum lagi jika kita ingin bepergian karena pada zaman saat ini sudah banyak jasa transportasi umum online, jadi kita hanya perlu menunggunya di rumah saja.

Tetapi, taukah kalian betapa banyaknya transportasi umum pada zaman 90-an atau mungkin tahun80-an yang unik dan mungkin hampir jaran di temui di tahun 2021 kini. Penasaran trasportasi apa saja yang ada di tahun90-an ? yuk simak berikut…

  • Helicak

Helicak adalah kendaraan angkutan masyarakat yang banyak ditemukan di Jakarta pada tahun 1970-an. Nama helicak berasal dari gabungan kata helikopter dan becak, karena bentuknya memang mirip dengan helikopter dan becak.

Helicak pertama kali diluncurkan pada 24 Maret 1971. Mesin dan bodi utama kendaraan ini adalah skuter Vespa yang didatangkan dari Italia. Kendaraan ini pertama kali dicetuskan pada masa pemerintahan Gubernur Ali Sadikin sebagai pengganti becak yang dianggap tidak manusiawi.

Seperti halnya becak, pengemudi helicak duduk di belakang, sementara penumpangnya duduk di depan dalam sebuah kabin dengan kerangka besi dan dinding dari serat kaca sehingga terlindung dari panas, hujan ataupun debu, sementara pengemudinya tidak. Sebagian orang menilai kendaraan ini tidak aman bagi penumpang, karena bila terjadi tabrakan, si penumpanglah yang pertama kali akan merasakan akibatnya.

Umur helicak ternyata tidak panjang. Kebijakan pemerintah DKI Jakarta dalam menyediakan angkutan rakyat yang tidak konsisten menyebabkan helicak yang jumlahnya 400 buah pada saat pertama kali diluncurkan, tidak dikembangkan lebih lanjut. Akibatnya helicak pelan-pelan menghilang dari jalan-jalan di ibu kota. Helicak masih bisa ditemukan di daerah Kemayoran.

  • Trem Listrik

Trem merupakan kereta yang memiliki rel khusus di dalam kota. Trem yang berselang waktu 5-10 menit berangkat, bisa merupakan solusi untuk kemacetan. Rangkaian trem umumnya satu set (terdiri atas dua kereta) agar tidak terlalu panjang. Disebut Light Rail karena memakai kereta ringan sekitar 20 ton seperti bus, tidak seberat kereta api yang 40 ton. Letak rel berbaur dengan lalu-lintas kota, atau terpisah seperti bus-way, bahkan bisa pula layang (elevated) atau sub-way, hanya untuk sebagian lintasan saja.

  • Delman

Di Indonesia, delman adalah kendaraan transportasi tradisional yang beroda dua, tiga atau empat yang tidak menggunakan mesin tetapi menggunakan kuda sebagai penggantinya. Variasi alat transportasi yang menggunakan kuda antara lain adalah kereta perang, kereta kencana dan kereta kuda.

Nama kendaraan ini berasal dari nama penemunya, yaitu Charles Theodore Deeleman, seorang litografer dan insinyur pada masa Hindia Belanda. Orang Belanda sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama dos-à-dos (punggung pada punggung, arti harfiah bahasa Prancis), yaitu sejenis kereta yang posisi duduk penumpangnya saling memunggungi. Istilah dos-à-dos ini kemudian oleh penduduk pribumi Batavia disingkat lagi menjadi ‘sado’.

  • Bus Tingkat

Bus tingkat merupakan bus yang memiliki dua lantai sehingga jumlah penumpang yang dapat diangkut bisa lebih banyak dari bus solo/bus lantai tunggal. Bus tingkat pernah populer pada tahun 1980an digunakan dibeberapa kota di Indonesia seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, dan Makassar tetapi hanya sebatas sebagai bus kota bukan bus antarkota seperti sekarang ini.

Bus tingkat pada awalnya dikembangkan di kota London di Inggris, kemudian banyak dipakai di Hongkong, Singapura, Sri Langka, Kanada, Jerman dan belakangan ini banyak digunakan untuk bus pariwisata dan ada pula yang tidak diberi atap pada lantai kedua sehingga wisatawan mempunyai pandangan yang lebih bebas di lantai duanya.

  • Oplet

Oplet merupakan sebuah istilah bagi mobil penumpang ukuran kecil yang sudah ada sejak tahun 1950-an. Pada 1960-an dan 1970-an oplet menjadi kendaraan umum paling populer di Jakarta. Trayek yang paling banyak dilalui oplet adalah Jatinegara—Kota. Rutenya adalah Stasiun Jatinegara melewati Matraman Raya, Salemba Raya, Senen, Pasar Baru terus memutar di Harmoni. Setelah berdiri Terminal Kampung Melayu, keberadaan oplet lebih mendapat tempat. Trayek-trayek lain juga ada di beberapa wilayah, misalnya Kampung Melayu—Tanah Abang, Kota—Tanjung Priok, dan Tanah Abang—Kebayoran Lama.

 

Transportasi Umum yang Populer Pada Tahun 90 an was last modified: by
Share this article!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *