Mengenal dasar Kopi

kopi

Dunia kopi berkembang pesat belakangan ini. Mereka yang awalnya hanya menikmati kopi instan dan (paling enak) kopi rumahan kini telah pindah ke kedai kopi dan menikmati berbagai jenis kopi dari mesin espresso. Kabar baiknya, banyak penikmat kopi menikmati kopi di level yang lebih tinggi. Arabika dan Robusta adalah dua jenis kopi yang berbeda. Arabika memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dari pada Robusta. Arabika merupakan jenis kopi yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Robusta lebih murah dari arabika, meski rasanya lebih pahit. Robusta sering dijual di pasar umum, harganya bisa jadi lebih murah.

Sangrai  atau Roasting Kopi

Roasting kopi adalah proses pemanggangan biji kopi yang masih mentah (green bean) hingga tingkat kematangan tertentu.

Ada tiga level roasting kopi secara umum, yaitu light, medium, dan dark roast. Biji dark roast memiliki warna paling gelap dan biasanya berminyak, sementara biji light roast berwarna coklat muda kekuningan dan paling terang, jika warna biji kopi telah mencapai coklat seperti kayu manis maka disitulah seluruh aroma dan citarasa kopi akan keluar, proses ini menjelaskan level untuk mengoptimalkan citarasa dan aroma kopi yang diinginkan. Pastikan bahwa kalian harus mengetahui kapan biji kopi tersebut disangrai sebelum membeli biji kopi.

Aroma Biji Kopi

Sebelum membeli biji kopi, kalian dapat mencium terlebih dahulu aroma dari biji kopi tersebut, semakin tebal aroma kopi yang kita rasakan maka sudah pasti kualitas dari biji kopi tersebut sangatlah baik. 

Kualitas Biji Kopi

Ada banyak hal yang dapat kalian pelajari dalam memilih biji kopi, yang pertama bisa dilihat dari tekstur warna dan aroma dari biji kopi tersebut. Kedua, pilihlah aroma yang sesuai dengan karakteristik kopi yang biasa kalian minum. Ketiga, tingkat kafein dari kopi tersebut, dan ingatlah biji kopi terbaik memiliki nilai harga yang sedikit agak mahal. 

Ada dua jenis kopi yang biasa kita jumpai di kedai kopi yaitu Robusta dan Arabica. Ada beberapa orang yang suka menyeduh kopi arabica dan ada juga yang sebaliknya orang suka menyeduh kopi robusta, berikut adalah pengertian dari kopi arabica dan robusta,

Kopi Arabica, Kandungan kafein kopi Arabica juga lebih rendah, yakni 08 – 1,4 %, sehingga tidak terlalu pahit namun memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi. kopi arabica dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1.000-2.000 meter dari permukaan laut kisaran 15-25 °C. Dan membutuhkan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun. Kopi arabica lebih bagus untuk menambah konsentrasi dan memori manusia sebab kopi jenis ini memiliki asam klorogenik (CGA) yang lebih besar daripada kopi robusta. 

Kopi Robusta, dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-900. Ketinggian tanah yang paling ideal adalah 400-800 meter dari permukaan laut. Suhu rata-rata yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya adalah sekitar 24-30 °C dengan curah hujan 1.500-3.000 mm per tahun. kopi robusta mempunyai efek yang lebih bagus dibanding kopi arabika untuk mencegah gigi yang berlubang. kandungan kafein dan fenol yang ada di dalam kopi robusta terbukti mampu menghambat perkembangan bakteri Lactobacillus acidophilus yang bertugas untuk merusak gigi.

 

Mengenal dasar Kopi was last modified: by
Share this article!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *